KUR Masih Belum Dimanfaatkan UMKM dengan Optimal

Pemerintah menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat menjadi 22% untuk kredit di bawah Rp 5 juta dan 14% persen untuk kredit di atas Rp 5 juta. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 22/PMK.05/2010 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 135/PMK.05/2008 tentang Fasilitas Penjaminan Kredit Usaha Rakyat.

Kabar tersebut ternyata ditanggapi dingin oleh para pelaku bisnis, khususnya UMKM. Tidak ada antusiasme mengapresiasi keputusan pemerintah tersebut. Hal ini tentu mengherankan. Ditengah banyaknya UMKM yang butuh dukungan permodalan, kemudahan yang diberikan KUR tersebut ternyata tidak menarik perhatian sama sekali.

Lantas, dimana masalah sebenarnya? bunga KUR kurang rendah, prosedur yang rumit/berbelit, persyaratan yang terlalu banyak, masih adanya persyaratan jaminan yang memberatkan, atau masalah lainnya?

About Samsul Hadi

Penggiat UKM

Posted on 8 Mei 2010, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: