Monthly Archives: Oktober 2010

Sparring Partner

Hari ini saya bertemu sekaligus berkenalan dengan seseorang. Tanpa ba bi bu, pembicaraan dimulai dengan kalimat pedas langsung menghunjam.

“saya tahu anda.”

“anda belum layak bekerjasama dengan kami”

saya coba bersabar, menahan diri, sembari terus dengarkan celotehnya yang semakin lama semakin keras.  ketika tidak juga reda, maka saya pakai jurus klasik untuk menghindar. “Maaf, saya mau ke Toilet”. saya langsung ngeloyor pergi tinggalkan dia.

Saya coba merenung, ada apa gerangan ini? dan, tak juga temukan jawabnya. kebetulan beberapa saat kemudian saya bertemu guru saya, panutan saya dalam urusan “social networking”. kami langsung ngobrol tentang kabar keselamatan dan berbagai hal ringan lainnya. saya lalu utarakan tentang keanehan yang barusan saya alami.

apa jawaban beliau? “Ah, anda sedang dikunjungi malaikat yang sedang menguji seberapa tangguh dan konsisten anda dalam menjalani pilihan hidup”. “Allah mengirim sparring partner bagi anda, agar anda tidak pongah, congkak, dan lengah terhadap capaian hidup anda sampai hari ini”.

Alhamdulillah, ternyata saya dapatkan jawaban yang luarbiasa. dan itu membuat hati saya plong, tenang kembali. tak ada lagi gusar, gundah, apalagi marah. ternyata bila kita bisa merubah cara pandang, maka yang semula dianggap sebagai musuh/dibenci, berubah menjadi mitra/sparring partner. Terimakasih guru atas pencerahannya.

Iklan

Soempah Pemoeda

POETOESAN CONGRES PEMOEDA-PEMOEDA INDONESIA

Kerapatan pemoeda-pemoeda Indonesia diadakan oleh perkoempoelan-perkoempoelan pemoeda Indonesia jang berdasarkan kebangsaan dengan namanja jong soematra (pemoeda soematra), pemoeda Indonesia, sekar roekoen, jong islamieten, jong bataksbond, jong Celebes, pemoeda kaoem betawi, perhimpoenen peladjar Indonesia.

Memboeka rapat pada tanggal 27 dan 28 oktober tahoen 1928 di negeri Djakarta. Sesoedahnja mendengar pidato-pidato pembitjaraan jang diadakan di dalam kerapatan tadi. Sesoedahnja menimbang segala isi-isi pidato-pidato dan pembitjaraan ini.

Kerapatan laloe mengambil kepoetoesan:

Pertama: KAMI POETRA-POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH INDONESIA.

Kedoea : KAMI POETRA-POETRI INDONESIA MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA.

Ketiga : KAMI POETRA-POETRI INDONESIA MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA.

Setelah mendengar poetoesan ini kerapatan mengeloearkan kejakinan azas ini wajib dipakai oleh segala perkoempoelan kebangsaan Indonesia. Mengeloearkan kejakinan persatoean Indonesia diperkoeat dengan memperhatikan dasar persetoedjoeannja:

KEMAOEAN, SEDJARAH, BAHASA, HOEKOEM ADAT, PENDIDIKAN DAN KEPANDOEAN

Dan mengeloearkan pengharapan soepaja poetoesan ini disiarkan dengan segala soerat kabar dan dibatjakan dimoeka rapat perkoempoelan-perkoempoelan kita.

Kementerian Koperasi tanpa UKM?

sangat tampak sekali, bahwa kementerian koperasi & UKM kedodoran dalam tangani UKM. mengapa demikian?

Yang disebut UKM, ternyata sudah dipecah2 penanganannya, mulai dari kementerian pertanian, perdagangan, perindustrian, kelautan perikanan, dan belasan lembaga lainnya.

lalu apa fungsi kementerian koperasi & ukm? menjadi koordinator semua kementerian dan lembaga yang urusi ukm.

namun sayang peran ini belum berjalan sebagaimana mestinya. mengapa? siapapun tahu, di negeri ini yang namanya KOORDINASI, enak diomongkan, tapi nggak enak untuk dijalankan.